Minggu, 14 Oktober 2012

Model Diagram Interaksi Pelaku Kegiatan Ekonomi

Apa yang kalian pikirkan tentang model diagram interaksi? Dapatkah kalian membuat garis besar mengenai model diagram tersebut? Dan apakah kalian bisa menjelaskan bagaimana interaksi para pelaku ekonomi dalam diagram tersebut?
Perlu kalian tahu di dunia nyata, para pelaku ekonomi saling berinteraksi dan berhubungan dalam melakukan kegiatan ekonomi. Tanpa adanya interaksi diantara mereka, kegiatan ekonomi di seluruh dunia tidak akan berjalan. Nah, siapa mereka? Mereka adalah konsumen, produsen, pemerintah, dan masyarakat ekonomi luar negeri. Interaksi diantara mereka dapat dianalisis dengan menggunakan circulair flow diagram. Dengan model ini, kalian dapat memahami dengan mudah bagaimana kegiatan ekonomi yang melibatkan para pelaku ekonomi berjalan dengan situasi dan kondisi tertentu.
A.  Pelaku Kegiatan Ekonomi
Dari ilustrasi di halaman sebelumnya, apakah kalian masih ingat siapa para pelaku kegiatan ekonomi? Ingat! Semua kegiatan dalam perekonomian mempunyai pelaku ekonomi.Coba sebutkan! Benar! Para pelaku ekonomi adalah konsumen, produsen, pemerintah, dan masyarakat ekonomi luar negeri. Tanpa pelaku tersebut, kegiatan ekonomi berupa produksi, distribusi, dan konsumsi, tidak akan dapat berjalan. Rumah Tangga Produksi (Perusahaan)
Apa yang kalian tahu tentang rumah tangga produksi? Coba kunjungilah pabrik-pabrik yang ada di dekat rumahmu. Dengan itu, kalian pasti akan tahu siapa rumah tangga produksi itu. Rumah tangga produksi disebut juga perusahaan atau produsen. Perusahaan adalah kelompok masyarakat yang tugasnya memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Contohnya kayu balok dijadikan perabot rumah tangga. Untuk mengubah kayu balok menjadi peralatan rumah tangga diperlukan paku, gergaji, cat, dan tukang kayu. Faktor produksi berperan penting dalam produksi perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa hasil produksi. Dari manakah perusahaan memperoleh faktor produksi? Perusahaan membeli faktor-faktor produksi dari rumah tangga konsumen dan membeli bahan-bahan serta alat-alat produksi. Rumah tangga   produksi memiliki beberapa bentuk, yaitu:
Ø  Perusahaan Perseorangan
Yaitu usaha yang dimiliki, dikelola, dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua resikodan aktivitas perusahaan. Contoh: warung, café, restoran, kedai.
Ø  Firma (Fa)
Yaitu suatu persekutuan antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha, dimana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas. Contoh: kantor hukum atau kantor akuntan.
Ø  Perseroan Komanditer (CV)
Yaitu suatu bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan, serta bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya. Contoh: usaha percetakan dan transportasi.
Ø  Perseroan Tarbatas (PT)
Yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan yang mempunyai modal usaha yang terbagi atas beberapa saham, dimana tiap sekutu turut mengambil bagian sebanyak satu atau lebih saham. Contoh: PT Indosat, PT Kimia Farma.
Ø  Koperasi
Yaitu suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerjasama secara kekeluargaan, menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.
·        Rumah Tangga Konsumsi (Konsumen)
Apa yang kalian pikirkan tentang rumah tangga konsumsi? Sudahkah kalian menyadari bahwa kalian merupakan seorang konsumen? Misalnya, kalian menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas, tindakan yang kalian lakukan merupakan kegiatan mengkonsumsi barang. Jadi dapat dikatakan, kalian sebagai seorang konsumen.
 Rumah tangga konsumsi disebut juga dengan konsumen. Konsumen adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan dan sebagai pemilik faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, dan wirausaha). Rumah tangga konsumsi membutuhkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi untuk hidup.
Untuk dapat melaksanakan kegiatan konsumsinya, setiap rumah tangga konsumsi harus memiliki pendapatan. Bagaimana dan dari mana rumah tangga memperoleh pendapatan agar kegiatan konsumsi dapat terlaksana?
Pendapatan rumah tangga dapat diperoleh dari perusahaan dengan cara sebagai berikut.
a.       Sewa (rent), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah menyewakan tanahnya kepada pihak lain, misalnya perusahaan.
b.      Upah (wage), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kegiatan produksi.
c.       Bunga (interest), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga dari perusahaan karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.
d.      Laba (profit), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga dari rumah tangga produsen karena telah mengorbankan tenaga dan pikirannya mengelola perusahaan sehingga perusahaan memperoleh laba.
·        Rumah Tangga Negara (Pemerintah)
Di dalam kehidupan nyata, apakah kalian bisa menilai tindakan pemerintah dalam bidang ekonomi sudah berjalan dengan maksimal? Apakah peran pemerintah untuk menyukseskan kegiatan ekonomi di Indonesia sudah dilakukan hingga merata ke seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah? Ingat! Bagaimana pun hasilnya, pemerintah memegang peran utama dalam kegiatan ekonomi.
Pemerintah adalah pelaku kegiatan ekonomi yang menjalankan kegiatan ekonomi berdasarkan motif ekonomi sosial, yaitu motif mencari penghasilan guna kepentingan umum. Tidak ada perekonomian yang berjalan tanpa campur tangan sama sekali dari pemerintahnya. Pemerintah merupakan pihak yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian. Di dalam perekonomian, pemerintah bertugas untuk mengatur, mengendalikan serta mengadakan kontrol terhadap jalannya roda perekonomian agar negara bisa maju dan rakyat bisa hidup dengan layak dan damai.
Perusahaan negara dikelompokkan menjadi:
Ø  Perusahaan Negara Umum (PERUM)
Yaitu kegiatan usaha yang ditujukan untuk melayani kepentingan umum. Contoh: Perum Perhutani dan Perum Pegadaian.
Ø  Perseroan Terbatas Negara (PERSERO)
Yaitu perusahaan yang seluruh atau sebagian sahamnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contoh: PT Asuransi Jiwasraya, PT PLN.
·        Masyarakat Ekonomi Luar Negeri
Sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup tanpa kehadiran orang lain. Kita tidak bisa mencukupi semua kebutuhan kita tanpa bantuan orang lain. Hal ini juga berlaku pada warga negara, di mana negara kita tidak mampu mencukupi semua kebutuhan warga negaranya. Hal ini menyebabkan negara membutuhkan bantuan negara lain agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Masyarakat ekonomi luar negeri adalah pelaku ekonomi yang mendukung suksesnya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara. Berbagai kerja sama dalam bidang ekonomi dapat dilakukan dengan masyarakat luar negeri. Kerja sama tersebut tidak hanya berupa perdagangan, namun juga dapat berbentuk pertukran tenaga kerja, penanaman modal, pinjaman, dan bantuan. Masyarakat ekonomi luar negeri pada dasarnya merupakan pelaku ekonomi yang berhubungan dengan transaksi luar negeri. Sektor ini mencakup ekspor impor barang dan jasa, aliran modal yang berkaitan dengan transaksi perbankan serta investasi. Transaksi luar negeri bersih (neto) akan mempengaruhi tingkat dan komposisi aktivitas
B.  Circulair Flow Diagram
Perlu kalian ingat, antara empat pelaku ekonomi, yaitu konsumen, produsen, pemerintah dan masyarakat luar negeri terjadi interaksi karena mereka saling membutuhkan sehingga terjadi arus lingkar kegiatan ekonomi (circulair flow economic activity) yang menggambarkan arus barang yang mengalir dari dan kepada masing-masing pelaku ekonomi. Interaksi tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan diagram aliran melingkar (circulair flow diagram)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar